Cari ...

Validating credentials, please wait...
  • Layanan Pengaduan Bea Cukai Telukbayur harap hubungi no. 0811-6688-555

Home

Barang Penumpang

Barang Penumpang

Ketentuan Impor Barang yang dibawa Penumpang

Tanggal posting 23-08-2019

Penumpang adalah setiap orang yang melintasi perbatasan wilayah negara dengan menggunakan sarana pengangkut tetapi bukan awak sarana pengangkut dan bukan pelintas batas.

  1. Dasar Hukum
  2. Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan;
  3. Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut;

 

  1. Kriteria
  2. Barang bawaan Penumpang terdiri atas:
    1. barang pribadi Penumpang yang dipergunakan/ dipakai untuk keperluan pribadi
  • barang yang diperoleh dari luar Daerah Pabean dan tidak akan dibawa kembali ke luar Daerah Pabean;
  • barang yang diperoleh dari dalam Daerah Pabean dan/atau barang yang diperoleh dari luar Daerah Pabean, yang akan digunakan selama berada di Daerah Pabean dan akan dibawa kembali pada saat Penumpang atau Awak Sarana Pengangkut meninggalkan Daerah Pabean.
    1. barang impor yang dibawa oleh Penumpang

 

  1. Prosedur
  1. Penumpang yang membawa barang dengan kriteria tersebut diatas, wajib menyampaikan pemberitahuan kepada Pejabat Bea dan Cukai di Kantor Pabean baik secara lisan atau disampaikan secara tertulis dengan menggunakan:
    1. Customs Declaration; atau
    2. Pemberitahuan Impor Barang Khusus.
  2. Pengeluaran barang impor dilaksanakan setelah mendapat persetujuan Pejabat Bea dan Cukai.

 

  1. Pembebasan Bea Masuk dan Cukai
  2. Terhadap barang pribadi Penumpang yang diperoleh dari luar Daerah Pabean, dengan nilai pabean paling banyak FOB USD 500 (lima ratus United States Dollar) per orang untuk setiap kedatangan, diberikan pembebasan bea masuk. Apabila melebihi, atas kelebihan tersebut dipungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor.
  3. Selain diberikan pembebasan bea masuk, terhadap barang pribadi Penumpang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (3) huruf a yang merupakan barang kena cukai, diberikan pembebasan cukai untuk setiap orang dewasa dengan jumlah paling banyak:
    • 200 (dua ratus) batang sigaret, 25 (dua puluh lima) batang cerutu, atau 100 (seratus) gram tembakau iris/produk hasil tembakau lainnya;
    • 1 (satu) liter minuman mengandung etil alkohol.

Apabila melebihi, atas kelebihan jumlah tersebut langsung dimusnahkan oleh Pejabat Bea dan Cukai dengan atau tanpa disaksikan Penumpang yang bersangkutan.

Ketentuan Ekspor Barang yang Dibawa Penumpang

Tanggal posting 23-08-2019

Penumpang adalah setiap orang yang melintasi perbatasan wilayah negara dengan menggunakan sarana pengangkut tetapi bukan awak sarana pengangkut dan bukan pelintas batas.

  1. Dasar Hukum
  2. Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan;
  3. Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut;

 

  1. Kriteria
  2. Barang ekspor bawaan Penumpang atau barang ekspor bawaan Awak Sarana Pengangkut diberitahukan kepada Pejabat Bea dan Cukai.
  3. Barang ekspor sebagaimana dimaksud diatas adalah:
  4. Perhiasan emas, perhiasan mutiara, dan perhiasan bernilai tinggi lainnya yang termasuk dalam kategori jenis barang yang tercantum dalam BAB 7 1 Buku Tarif Kepabeanan Indonesia;
  5. Barang yang pada saat impornya ditujukan untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang lain dengan mendapatkan pembebasan/ pengembalian bea masuk
  6. Barang yang akan dibawa kembali ke dalam Daerah Pabean;
  7. Uang tunai dan/ atau instrumen pembayaran lain dengan nilai paling sedikit Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) atau dengan mata uang asing yang nilainya setara dengan itu; dan/ atau
  8. Barang ekspor yang dikenakan bea keluar

 

  1. Prosedur
  2. Penumpang yang membawa barang ekspor sebagaimana dimaksud dalam kriteria diatas dengan tujuan untuk diperdagangkan, wajib menyampaikan:
  3. pemberitahuan ekspor barang;
  4. nota pelayanan ekspor;
  5. cetak tiket; dan
  6. pemberitahuan pembawaan barang ekspor yang telah ditandatangani oleh eksportir,

kepada Pejabat Bea dan Cukai yang ditunjuk di terminal ke berangkatan internasional. Atas penyampaian ini akan dilakukan penelitian oleh Pejabat Bea dan Cukai. Pejabat Bea dan Cukai akan menandatangani dan memberikan  catatan tentang pemasukan barang ekspor, dan mengawasi pemasukan barang ekspor tersebut, dalam hal hasil penelitian ditemukan sesuai.

  1. Terhadap barang ekspor yang pada saat impornya ditujukan untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang lain dengan mendapatkan pembebasan/ pengembalian bea masuk, penerbitan laporan pemeriksaan ekspor dilakukan dengan meminta dokumen pendukung yang menunjukkan terjadinya realisasi ekspor melalui penerbitan nota pemberitahuan ketidaksesuaian rekonsiliasi.
  2. Barang ekspor yang dibawa oleh Penumpang yang akan dibawa kembali ke daerah pabean (Indonesia), diberitahukan dengan menggunakan Pemberitahuan Pembawaan Barang untuk Dibawa Kembali kepada Pejabat Bea dan Cukai yang ditunjuk di terminal keberangkatan internasional dalam bentuk data elektronik ataupun tulisan di atas formulir. Pejabat Bea dan Cukai akan melakukan pemeriksaan dan menandatangani Pemberitahuan Pembawaan Barang untuk Dibawa Kembali, dan mengawasi pemasukan barang ekspor tersebut, dalam hal hasil penelitian ditemukan sesuai.
  3. Barang ekspor yang dibawa oleh Penumpang berupa Uang tunai dan/ atau instrumen pembayaran lain, diberitahukan menggunakan pemberitahuan pabean dan isian Formulir Pembawaan Uang Tunai dan/ atau Instrumen Pembayaran Lain kepada Pejabat Bea dan Cukai yang ditunjuk di terminal keberangkatan internasional dalam bentuk data elektronik ataupun tulisan di atas formulir. Tata cara pembawaan uang tunai dan/ atau instrumen pembayaran lain dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pembawaan uang tunai dan/ atau instrumen pembayaran lain ke dalam atau ke luar Daerah Pabean Indonesia.
  4. Barang ekspor yang dibawa oleh Penumpang berupa barang kspor yang terkena bea keluar, kewajiban pabeannya diselesaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai bea keluar.

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com