Cari ...

Validating credentials, please wait...
  • Layanan Pengaduan Bea Cukai Telukbayur harap hubungi no. 0811-6688-555

Home

FAQ

Registrasi IMEI

Registrasi IMEI

Registrasi IMEI

  • Kapan aturan registrasi IMEI mulai berlaku?

Sebagai langkah untuk menekan jumlah perangkat telekomunikasi ilegal, pemerintah telah menetapkan program pengendalian International Mobile Equipment Identity (IMEI) perangkat telekomunikasi yang mulai berkau pada tanggal 18 April 2020.

Mulai tanggal 15 September 2020, aturan tentang Registrasi IMEI berlaku.

  • Apa sih IMEI itu?

International Mobile Equipment Identity atau sering disingkat IMEI adalah nomor identitas khusus yang dikeluarkan oleh asosiasi GSM (GSMA) untuk tiap slot kartu GSM yang dikeluarkan oleh produsen HP.

  • Apa saja jenis barang yang harus didaftarkan IMEI nya?

Ada tiga jenis perangkat telekomunikasi yang harus didaftarkan IMEI nya diantara

  1. Telepon seluler;
  2. Komputer genggam berbasis seluler;
  3. Komputer tablet berbasis seluler.
  • Bagaimana tata cara registrasi IMEI?

Pertama, Registrasi IMEI dilakukan melalui portal beacukai.go.id atau aplikasi Mobile Beacukai. Isi Formulir Registrasi IMEI berupa data diri dan spesifikasi barang.

Kedua, setelah mengisi formulir dengan lengkap, maka akan mendapat barcode hasil registrasi IMEI.

Ketiga, tunjukkan barcode tersebut ke petugas Bea Cukai di bandara

  • Apakah dikenakan biaya ketika melakukan pendaftaran IMEI?

Dalam proses pendaftaran IMEI tidak dikenakan biaya apapun. Namun atas Handphone, Komputer Genggam, Tablet (HKT) dikenakan pajak dalam rangka impor (PDRI) yang meliputi Bea Masuk (10%), PPN (10%), dan PPh (10% jika punya NPWP, 20 % jika tidak punya NPWP).

Setiap orang hanya dapat mendaftarkan maksimal 2 perangkat telekomunikasi.

  • Bagaimana pendaftaran IMEI bagi Turis asing atau Warga Negara Asing (WNA)?

Bagi turis asing atau warga  negara asing (WNA) yang hanya sementara tinggal  dan tetap menggunakan SIM Card asing di Indonesia tidak perlu melakukan pendaftaran IMEI. Namun jika ingin menggunakan SIM Card Indonesia, dapat melakukan pendaftaran di gerai operator seluler untuk mendapat akses 90 hari.

  • Jika lupa mendaftar di Bandara, bagaimana proses pendaftaran IMEI?

Apabila lupa melakukan pendaftaran IMEI saat di bandara, dapat mendaftarkannya melalui Kantor Bea Cukai terdekat. Berikut alur pendaftaran IMEI :

*aturan pembebasan barang penumpang sebesar USD500 tidak berlaku

  • Bagaimana pendaftaran IMEI untuk barang berupa barang kiriman dari luar negeri?

Proses registrasi IMEI akan dilakukan oleh pihak kurir pengiriman, jadi tidak perlu datang ke Bandara atau Kantor Bea Cukai terdekat karena sudah diwakilkan oleh Pihak Kurir jasa Pengiriman. Proses registrasi IMEI khusus barang kiriman diberikan keringanan pembebasan BM & PDRI hanya sebesar USD 3, dengan ketentuan nilai barang s.d. USD 3, maka hanya membayar PPN 10%, dan apabila nilai barang melebihi USD 3 maka harus membayar BM 7,5% ditambah PPN 10%. Untuk informasi tagihan akan disampaikan oleh pihak kurir melalui email dan surat resmi.

  • Jika lebih dari 60 hari, bagaimana proses pendaftarannya?

Pelayanan pendaftaran IMEI melalui Bea Cukai paling lambat 60 hari setelah kedatangan penumpang atau sarana pengangkut.

Jika telah lebih dari 60 hari setelah kedatangan namun belum melakukan pendaftaran IMEI. Hubungi kominfo (159) untuk informasi lebih lanjut.

  • Pengin lebih tahu tentang IMEI?

Silahkan hubungi layanan Call Center Kominfo 159 untuk mengetahui lebih lanjut tentang IMEI.

Contoh perhitungan tarif Bea Masuk dan Pajak

Pendaftaran saat dibandara

Riri membawa handphone dari Malaysia dibawa ke Indonesia seharga RM2500. Dan orang tersebut tidak memiliki NPWP.

Perhitungan

Harga barang     :  

RM2500 = USD607

Pembebasan barang penumpang = USD607 – USD500 = USD107

USD107 x Rp14.200*       = Rp1.520.000**

Bea Masuk          = 10% x Rp1.520.000

                                = Rp152.000

PPN                       = 10% x (Rp1.520.000 + 152.000)

                                = Rp168.000**

PPh***                = 20% x (Rp1.520.000 + 152.000)

                                = Rp335.000**

Total pungutan = Rp152.000 + Rp168.000 + Rp335.000 = Rp655.000

Keterangan

*menyesuaikan kurs yang berlaku saat itu

**dilakukan pembulan ribuan keatas

***jika tidak memiliki NPWP maka tarif PPh pasal 22 impor sebesar 20%

Pendaftaran melalui Kantor Pabean terdekat

Riri membawa handphone dari Malaysia dibawa ke Indonesia seharga RM2500. Dan orang tersebut tidak memiliki NPWP. Lupa mendaftar saat di bandara.

Perhitungan

Harga barang     :  

RM2500 = USD607

USD607 x Rp14.200*       = Rp8.620.000**

Bea Masuk          = 10% x Rp8.620.000

                                = Rp862.000

PPN                       = 10% x (Rp8.620.000 + 862.000)

                                = Rp949.000**

PPh***                = 20% x (Rp1.520.000 + 152.000)

                                = Rp1.897.000**

Total pungutan = Rp862.000 + Rp949.000 + Rp1.897.000 = Rp3.708.000

Keterangan

*menyesuaikan kurs yang berlaku saat itu

**dilakukan pembulan ribuan keatas

***jika tidak memiliki NPWP maka tarif PPh pasal 22 impor sebesar 20%

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com